Sabtu, 11 November 2017


Darah tinggi

Darah tinggi adalah bahasa yang lazim di gunakan masyarakat kita untuk menandakan seseorang memiliki tekanan darah yang lebih dari normalnya, tekanan darah tinggi dapat di lihat melalaui pemeriksaan tekanan darah menggunakan alat ukut tekanan darah.
Dalam rentang waktu minimal 5 tahun sekali paling tidak orang dewasa harus memeriksakan tekanan darah untuk memastikan kondisi tekanan darahnya. Penyakit darah tinggi tidak mengenal jenis kelamin maupun golongan darah, namun ada beberapa faktor yang dapat memicu tekanan darah menjadi tinggi diantaranya :
Merokok.
Berusia di atas 65 tahun.
Mengonsumsi banyak garam.
Kelebihan berat badan.
Memiliki keluarga dengan hipertensi.
Kurang makan buah dan sayuran.
Jarang berolahraga.
Minum terlalu banyak kopi (atau minuman lain yang mengandung kafein).
Minuman Beralkohol.
Risiko mengidap hipertensi dapat dikurangi dengan mengubah hal-hal di atas dan menerapkan gaya hidup yang lebih sehat. Pemeriksaan rutin juga dapat menjadi jalan bagi pencegahan lebih awal penyakit darah tinggi.
Angka normal tekanan darah adalah yang berada di bawah 120/80 mmHG. Tekanan darah Anda 130 per 90 atau 130/90 mmHG, berarti Anda memiliki tekanan sistolik 130 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg.
Anda akan dianggap mengidap hipertensi atau tekanan darah tinggi jika hasil dari beberapa kali pemeriksaan, tekanan darah Anda tetap mencapai 140/90 mmHg atau lebih tinggi.
Apa akibatnya jika penyakit darah tinggi tidak segera di obati ?
Beresiko terkena serangan jantung
Serangan jantung disebabkan oleh gangguan aliran darah melalui arteri koroner, yang berperan memasok oksigen dan nutrisi ke otot jantung. Tekanan darah tinggi meningkatkan risiko serangan jantung dan meningkatkan keparahan serangan jantung apabila sudah terjadi. Peningkatan risiko ini terjadi karena tekanan darah tinggi akan membuat jantung bekerja lebih keras dari biasanya dan berkontribusi terhadap pembentukan penyumbatan yang dapat mengganggu aliran darah.
Stroke, seperti serangan jantung, disebabkan oleh gangguan aliran darah. Dalam kasus stroke, gangguan pembuluh darahnya terletak di otak. Ketika aliran darah ke otak terganggu, maka area otak yang terlibat akan rusak. Kadang-kadang stroke, seperti serangan jantung, terjadi karena tersumbatnya pembuluh darah dan darah tidak dapat mengalir melewati sumbatan tersebut. Dalam kasus lain, pembuluh darah kecil di otak dapat pecah (stroke hermoragik), dan aliran berkurang karena kebocoran darah keluar dari pembuluh darah. Tekanan darah tinggi meningkatkan risiko kedua peristiwa ini.
Kerusakan ginjal, Ginjal memiliki banyak pembuluh darah yang berukuran sangat kecil, pembuluh darah tersebut sensitif terhadap peningkatan tekanan darah. Jika tekanan darah dibiarkan tinggi dalam waktu yang cukup lama akan membuat pembuluh darah diginjal mengalami kerusakan akibatnya fungsi ginjal pun menjadi terganggu bahkan sampai gagal. Hubungan darah tinggi dan kerusakan ginjal bagai lingkaran setan, artinya tekanan darah tinggi membuat kerusakan ginjal, dan kerusakan ginjal tersebut makin memperparah hipertensi. Kerusakan ginjal adalah salah satu komplikasi jangka panjang yang paling berbahaya dari tekanan darah tinggi.
Selain pengobatan medis, cobalah beberapa obat herbal yang dapat membantu mengatasi tekanan darah tinggi seperti QnC Jelly Gamat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar